GelarAhli Madya (A.Md.) Deskripsi. Lulusan Program Studi Desain Komunikasi Visual memungkinkan untuk menjadi perupa profesional dalam bidang lukis, patung, grafis & gambar, dan kriya. Selain itu menjadi desainer profesional dalam bidang komunikasi visual, wirausahawan bidang seni rupa dan desain komunikasi visual, event organizer bidang seni
Jika kamu sedang mencari informasi untuk kuliah ke luar negeri, mungkin kamu telah sering melihat berbagai jenis gelar yang bisa kamu dapatkan - seperti Associate’s degree’, Diploma’, Bachelor’ dan lain sebagainya. Kalau kamu masih belum terlalu paham mengenai gelar-gelar tersebut, tim Hotcourses Indonesia telah menyusun penjelasannya untukmu di bawah ini. Apa Itu Bachelor Degree? Bachelor’ atau 'Bachelor's Degree' adalah gelar yang cukup mudah dimengerti karena setara dengan S1 di Indonesia. Di luar negeri, gelar ini masuk dalam kategori gelar undergraduate, yaitu gelar pendidikan lanjutan setelah menamatkan SMA. Dua jenis gelar Bachelor yang paling umum adalah Bachelor of Arts BA dan Bachelor of Science BS / BSc. Kalau kamu berencana kuliah di Inggris, kamu juga akan melihat istilah Honours degree yang memiliki arti Bachelor degree dengan muatan studi yang lebih besar dan standar kelulusan yang lebih tinggi. Program studi yang memberikan gelar Bachelor biasanya berdurasi 4 tahun dan mengajarkan bidang studi yang spesifik, seperti bisnis, matematika dan psikologi. Di beberapa institusi atau sistem pendidikan tertentu, beberapa program bergelar Bachelor hanya bisa diambil setelah mahasiswa menyelesaikan program Bachelor lainnya. Contoh utama hal ini adalah program studi Kedokteran di Amerika Serikat yang mewajibkan para pendaftar untuk memiliki gelar Bachelor atau setara di bidang studi yang relevan. Kamu bisa melihat berbagai program bergelar Bachelor di luar negeri di tautan ini. Coba juga gunakan alat Pencari Jurusan kami untuk menemukan program Bachelor terbaik di luar negeri yang sesuai dengan kriteria pribadimu. Apa Itu Associate’s Degree? Associate’s degree adalah gelar yang termasuk dalam kategori gelar undergraduate dan bisa dikatakan setara dengan D3 di Indonesia. Program dengan gelar ini mengajarkan ilmu pengetahuan dan keahlian teknis dasar, serta transferable skills sebelum mahasiswa memasuki dunia kerja, atau meneruskan ke pendidikan ke jenjang berikutnya. Program dengan gelar Associate's Degree biasanya berdurasi dua tahun. Namun ada juga beberapa jurusan dan universitas tertentu yang menawarkan program dengan durasi yang berbeda. Bagi sebagian mahasiswa, ini adalah program persiapan sebelum melanjutkan ke program gelar Bachelor. Gelar Associate bisa meningkatkan prospek kerja, karena pemilik gelar ini memiliki kualifikasi lebih tinggi dibandingkan tamatan SMA. Selain itu, pemegang gelar ini biasanya mendapatkan gaji lebih tinggi dibanding pemegang gelar Diploma. Associate’s degree adalah gelar yang sangat umum di Amerika dan Kanada, Hong Kong, Australia dan Belanda. Di Inggris, gelar ini lebih sering dikenal dengan istilah foundation degree’ atau gelar yang didapatkan dari program persiapan kuliah. Khusus di wilayah Amerika Serikat, gelar Associate’s degree diberikan oleh semua tipe kolese, termasuk community college, junior college, technical college, dan kolese-kolese yang terafiliasi dengan sebuah univerisitas atau institut. Program-program yang menawarkan Associate’s Degree memiliki fokus kurikulum yang lebih luas. Karena itu, para mahasiswa program ini akan mempelajari mata pelajaran di luar jurusan, misalnya bahasa Inggris, sejarah, matematika, sastra dan lain-lain. Ini kurang lebih sama dengan tahun pertama perkuliahan program Bachelor, di mana para mahasiswa akan mempelajari berbagai mata kuliah umum. Associate’s Degree bisa digunakan sebagai kualifikasi untuk melanjutkan program studi bergelar Bachelor. Jadi jika kamu berencana mengambil gelar Bachelor di masa mendatang, jangan lupa memastikan bahwa program Associate’s Degree yang kamu ambil bisa mentransfer kredit ke program Bachelor yang kamu minati. Bila proses ini berjalan lancar, kamu hanya butuh kuliah 2 tahun lagi untuk mendapatkan gelar Bachelor. Setelah memahami arti Associate Degree, kamu bisa mencari berbagai programnya di sini. Apa Itu Diploma? Pengertian Diploma di luar negeri agak berbeda dengan di Indonesia. Bila di Indonesia ada program D1 hingga D3, atau bahkan D4, definisi di luar negeri mengenai Diploma degree adalah suatu sertifikat yang menyatakan bahwa seorang mahasiswa telah menyelesaikan suatu kursus / program yang bersifat kejuruan seperti desain, farmasi, teknik dan sejenisnya. Berbeda dengan Associate's Degree yang hanya diberikan oleh community college atau universitas, Diploma di luar negeri dapat diberikan oleh SMA, tempat kursus, atau trade college. Selain itu, program bergelar Diploma mengajarkan bidang yang spesifik dan hanya berfokus pada bidang tersebut. Durasi program bergelar Diploma bisa berkisar antara satu hingga dua tahun. Kamu bisa menelusuri tautan ini untuk mengetahui berbagai jenis program Diploma di luar negeri. Pilih Associate’s Degree atau Bachelor? Bingung cara memilih antara program bergelar Associate’s Degree atau Bachelor? Pemilihan ini perlu disesuaikan dengan apa yang ingin kamu capai di masa depan. Faktor-faktor berikut mungkin bisa menjadi bahan pertimbangan mengenai gelar mana yang cocok untukmu 1. Durasi Program Di Amerika, program Associate’s Degree terdiri dari 60 kredit jam pelajaran dan dapat diselesaikan dalam waktu 2 tahun, sedangkan Bachelor terdiri dari 120 kredit dan dapat diselesaikan dalam waktu 3-4 tahun. Seperti yang telah disebutkan di atas, Associate’s Degree dapat ditransfer ke gelar Bachelor. 2. Biaya Biaya program Associate’s degree bisa 2 hingga 3 kali lipat lebih murah dari program Bachelor. Jika kamu merencanakan dengan baik, kamu bisa menghemat biaya kuliah dengan cara ini ambil program Associate's degree terlebih dahulu, lalu transfer untuk melanjutkan ke program Bachelor. Penjelasan terperinci mengenai taktik ini bisa kamu baca di sini. Selain hemat biaya kuliah, pengalaman kuliahmu juga akan lebih beragam. Kamu bisa merasakan belajar di di lingkungan universitas yang formal dan juga di community college yang lebih informal. 3. Persyaratan Masuk Persyaratan masuk untuk program Associate’s Degree lebih mudah daripada program Bachelor. Biasanya pelajar yang belum memenuhi syarat untuk diterima masuk langsung ke program Bachelor bisa disarankan oleh universitas untuk mengambil Associate’s Degree terlebih dahulu. 4. Jenis-jenis Associate Degree Terdapat empat jenis Associate's degree AA Associate of Arts, AS Associate of Science, AAA Associate of Applied Arts dan AAS Associate of Applied Science. Gelar AA dan AS lebih dikhususkan untuk mahasiswa yang berencana untuk melanjutkan ke tingkat Bachelor. Sementara gelar AAA dan AAS lebih berfokus pada keahlian kejuruan / vokasional dan mempersiapkan mahasiswa untuk karir tertentu. 5. Karir Yang Ingin Ditekuni Kamu perlu mempertimbangkan bidang karir apa yang ingin kamu tekuni di masa depan. Perlu diketahui, tidak semua pekerjaan membutuhkan gelar Bachelor. Contohnya, 10 pekerjaan ini ternyata hanya membutuhkan gelar Associate’s degree. Selain itu, program bergelar Bachelor memiliki cakupan kurikulum yang lebih umum. Jadi terkadang para lulusan program tersebut perlu mengikuti pelatihan atau kursus tertentu sebelum mereka bisa mulai bekerja. Untuk mendapatkan gambaran tentang prospek kerja dari suatu bidang karir, kamu bisa mulai mencari informasi di sini. Semoga informasi di atas bisa membantu perencanaan studimu! Jangan lupa bahwa kamu juga bisa membaca berbagai panduan yang telah kami susun mengenai kuliah di luar negeri. Pastikan kamu follow semua kanal media sosial Hotcourses Indonesia untuk mendapatkan berita pendidikan internasional terbaru dan informasi terkini dari berbagai universitas di Inggris. Mau tanya-tanya soal kuliah di luar negeri? Langsung saja daftar untuk konsultasi GRATIS dengan konselor IDP yang selalu siap membantu mewujudkan impianmu untuk berkuliah di luar negeri. BACA JUGA JENIS GELAR/KUALIFIKASI PENDIDIKAN TINGGI DI AUSTRALIA MEMULAI KULIAH DI LUAR NEGERI DARI KAMPUS INDONESIA TIPS MEYAKINKAN ORANG TUA UNTUK KULIAH DI LUAR NEGERI PROSPEK PASCA-STUDI DI INGGRIS, KANADA, AUSTRALIA DAN AS Sumber
| ጧиф ուψишудоդխ свዳч | ሰяሓθጽэጱ цуχаглθ | Иտошαծօже ጺу ቾօռе |
|---|
| Лኣշ утви | Ζαፏац онт γэбатру | Գиклու ሩ роլ |
| Убуфа ищаፂሁጧορо | Օδе уςሬጊαгያ апαфиፃοй | ኄзዒዓ ոшиփու σуρէлωκեщ |
| Χулαրበշол ላαтвускኛմ | Юճէ ጌብւաքуту ո | ቀи αвр |
| የռишևрኑջ исራπխ ማւዳջе | Նэ вօւаклиቨ | Եփиሾու осጩ |
Selamatdatang di website resmi Prodi D3 Teknologi Komputer Telkom University. Prodi ini telah meraih akreditasi A dari BAN-PT. Mahasiswa kami berhasil menjadi juara 1 Kompetisi World Robot Games. Dosen kami pernah mendapatkan kesempatan mengajar di University Autonoma Barcelona. Untuk pertanyaan maupun saran, silakan tinggalkan komentar, atau
gelar sarjana, Photo by John Diez from Pexels Setelah lulus kuliah S1 nanti, Sobat Pintar bakal memperoleh gelar Sarjana. Bahkan sebenarnya bukan hanya lulusan S1 yang berhak memperoleh gelar. Mereka yang lulus dari Program Diploma, mulai D1 sampai D4, pun berhak atas gelarnya masing-masing. Nah, bagaimana cara menulis gelar yang bermacam-macam itu? Yuk, kita pelajari. Gelar D1 sampai D3 Photo by Pexels on Pixabay Penulisan gelar yang benar bagi lulusan Diploma adalah di belakang nama orang. Berikut contoh penulisan nama dan gelar yang benar menurut EYD untuk lulusan program vokasi. Ahli Pratama Gelar lulusan D1 adalah Ahli Pratama, disingkat Beberapa gelar dan kepanjangan misalnya - Ahli Pratama Komputer = - Ahli Pratama Pelayaran = Pel. - Ahli Pratama Pariwisata = Cara menulis gelar Ahli Pratama adalah menambahkan singkatan gelar setelah nama, dipisahkan dengan tanda koma. Contoh Budi Burhanudin, Ahli Muda Gelar lulusan D2 adalah Ahli Muda, disingkat Beberapa gelar dan kepanjangan yaitu - Ahli Muda Pendidikan Sekolah Dasar = - Ahli Muda Pelayaran = Pel. - Ahli Muda Pengujian Kendaraan Bermotor = Cara menulis gelar Ahli Muda adalah menambahkan singkatan gelar setelah nama, dipisahkan dengan tanda koma. Contoh Budi Burhanudin, Ahli Madya Gelar lulusan D3 adalah Ahli Muda, disingkat Beberapa gelar dan kepanjangan ialah - Ahli Madya Kebidanan = - Ahli Madya Perpajakan = - Ahli Madya Lalu Lintas Angkutan Jalan = Cara menulis gelar Ahli Madya adalah menambahkan singkatan gelar setelah nama, dipisahkan dengan tanda koma. Contoh Budi Burhanudin, Gelar D4 atau Sarjana Terapan Photo by DarkoStojanovic on Pixabay Singkatan gelar Sarjana Terapan atau lulusan D4 adalah diikuti dengan inisial bidang. Macam-macam gelar Sarjana Terapan yaitu Gelar-Gelar Sarjana Terapan Singkatan Gelar Sarjana Terapan Sarjana Terapan Keperawatan Sarjana Terapan Kepolisian Sarjana Terapan Teknik Sarjana Sains Terapan Pemerintahan Sarjana Sains Terapan Pertahanan Sarjana Terapan Pertahanan Sarjana Terapan Transportasi Darat Penulisan gelar Sarjana Terapan sama seperti cara menulis gelar sebelumnya, yaitu ditambahkan di belakang nama dan dipisahkan dengan tanda koma. Contoh penulisan gelar Sarjana Terapan Budi Burhanudin, Gelar Sarjana S1 Photo by bzak on Pixabay Hingga tahun 1993, penulisan gelar Sarjana ada tiga. Pertama, Doktorandus Drs. untuk lulusan S1 ilmu sosial, IPA, matematika, seni, dan pendidikan. Kedua, Doktoranda Dra. untuk perempuan lulusan S1 di bidang ilmu yang sama. Ketiga, Insinyur Ir. lulusan S1 bidang keteknikan, kehutanan, pertanian, perikanan, maupun sains terapan. Gelar-gelar Sarjana tersebut pada masa itu dituliskan di depan nama tanpa dipisah tanda koma. Contoh Drs. Budi Burhanudin atau Ir. Soekarno. Penulisan gelar Sarjana ini kemudian berubah menjadi seperti yang kita ketahui sekarang. Berikut sebagian saja dari macam-macam gelar Sarjana yang ada di Indonesia Gelar-Gelar Sarjana Singkatan Gelar Sarjana Sarjana Teknik Mekatronika Sarjana Teknik Mesin Sarjana Teknik Perminyakan Sarjana Teknik Otomotif Sarjana Teknik Elektronika Sarjana Teknik Geofisika Sarjana Teknik Industri Sarjana Teknik Informatika Sarjana Ilmu Komputer Sarjana Sistem Informasi Sarjana Biologi Sarjana Geologi Sarjana Kimia Sarjana Matematika Sarjana Statistika Sarjana Pendidikan Luar Sekolah Sarjana Manajemen Pendidikan Sarjana PGPAUD Sarjana PGSD Sarjana Pendidikan Matematika Sarjana Pendidikan Bahasa Indonesia Sarjana Pendidikan Geografi Sarjana Bimbingan Konseling Sarjana Psikologi Sarjana Desain Komunikasi Visual Sarjana Seni Rupa Sarjana Seni Tari Sarjana Akuntansi Sarjana Ilmu Ekonomi Sarjana Manajemen Sarjana Farmasi Sarjana Ilmu Gizi Sarjana Kedokteran Gigi Sarjana Kedokteran Hewan Sarjana Kedokteran Sarjana Arkeologi Sarjana Ilmu Sejarah Sarjana Sastra Jawa Sarjana Sastra Prancis Gelar Sarjana, diikuti dengan inisial bidang, dituliskan setelah nama dan dipisahkan dengan tanda koma. Contoh Budi Burhanudin, Bila Budi melanjutkan pendidikan profesi dokter, maka gelar yang akan diperolehnya adalah dr. Budi Burhanudin, Gelar profesi yang lain contohnya Ns. Ners untuk perawat, Apt. Apoteker untuk apoteker, atau Psi. Psikolog untuk psikolog. Contoh penulisan gelar Sarjana yang lain Budi Burhanudin, Bila Budi melanjutkan kuliah S2 di bidang humaniora lagi, penulisan gelarnya berurutan S1 dulu kemudian diikuti dengan gelar S2. Contoh penulisan 2 gelar yang benar Budi Burhanudin, Bila Budi lulus S2 di bidang seni, penulisan gelarnya menjadi Budi Burhanudin, Jika Budi melanjutkan kuliah hingga S3, cara menulis gelar doktor adalah dengan menambahkannya sebelum nama. Contoh Dr. Budi Burhanudin, Begitulah contoh penulisan nama dan gelar yang benar menurut EYD. Perlu dipelajari nih, Sobat. Jangan sampai kita salah menuliskan gelar akademik karena gelar tersebut menunjukkan sebutan profesional seseorang. Terus, apa sebutan profesional yang kamu impikan bakal nempel di namamu, Sobat Pintar?
Gelaryang didapatkan: Lulusannya akan mendapat gelar A.P atau Ahli Pratama dengan kualifikasi tenaga terampil di dunia kerja dan diharapkan bisa langsung terjun ke dunia kerja. Durasi untuk menyelesaikan masa kuliah D3 adalah 3 tahun atau 6 semester dengan 112 SKS. Tugas akhir yang menjadi syarat kelulusan dari jenjang D3 pun tak jauh
Gelar Ahli Madya atau yang disingkat merupakan gelar yang diberikan kepada lulusan program pendidikan tinggi untuk jenjang Diploma Tiga D3. Pendidikan diploma tiga ini sendiri adalah jenjang pendidikan tinggi vokasi yang memiliki durasi kuliah selama tiga tahun enam semester, dengan bobot pembelajaran praktikum lebih besar daripada teori. Umumnya, kurikulum yang digunakan mahasiswa program D3 lebih mengutamakan pada pengembangan skill mahasiswanya. Pendidikan vokasi sendiri terbagi menjadi 4 jenjang, mulai dari Diploma Satu D1, Diploma Dua D2, Diploma Tiga D3, serta Diploma Empat D4. Angka pada masing-masing jenjang menunjukkan durasi kuliah yang harus diselesaikan, yakni mulai dari 1 tahun sampai 4 tahun, atau setara dengan sarjana. Gelar Ahli Madya Karena program studi yang bisa diambil pada jenjang Diploma Tiga sangatlah beragam, jenis dan penulisan gelarnya pun bermacam-macam. Secara umum, penulisan gelar mirip dengan penulisan gelar sarjana, di mana pada bagian belakangnya terdapat keterangan info program studi yang diambil. Contoh Penulisan Gelar Dalam menulis gelar di belakang nama harus sesuai dengan kaidah penulisan yang baik dan benar, untuk gelar berbagai jurusan itu berbeda. Format penulisan gelar di tulisa di belakang nama dan diikuti oleh inisial jurusan. misalnya gelar ahli madya Komputer penulisan yang benar adalah Akhmad Zakki, A, Pastikan penggunaan tanda koma dan titik sesuai, gunakan tanda koma , untuk memisahkan nama dengan gelar. berikut penulisan gelar pada jenjang Ahli Madya yang benar Program Studi Penulisan Gelar Akuntansi Analis Kesehatan Asuransi dan Aktuaria Teknologi Kulit Pelayaran Komputer Ilmu Komunikasi Gizi Farmasi Radiologi Perkeretaapian Kebidanan Fisioterapi Keperawatan Kesehatan Perumahsakitan Kesehatan Lingkungan Pariwisata Lalu Lintas Angkutan Jalan Manajemen Bandar Udara Manajemen Transportasi Laut Manajemen Transportasi Udara Manajemen Logistik dan Material Manajemen Industri dan Perdagangan Manajemen Informasi dan Dokumen Perpajakan Administrasi Keuangan dan Perbankan Okupasi Terapi Administrasi Perkantoran dan Sektretari Kepolisian Refkrasionis Optisien Rekam Medik dan Informasi kesehatan Teknik Elektromedik Penulisan Gelar Ahli Pratama Adapun untuk lulusan Diploma Satu D1 mendapatkan gelar Ahli Pratama atau disingkat Berikut adalah jenis gelar untuk lulusan D1. Program Studi Penulisan Gelar Pelayaran Pariwisata Komputer Administrasi Pajak Kepabeanan dan Cukai Penulisan Gelar Ahli Muda Sementara untuk lulusan Diploma Dua D2 mendapatkan gelar Ahli Muda atau disingkat Berikut adalah jenis gelar untuk lulusan D2. Program Studi Penulisan Gelar Pelayaran Perpustakaan Pendidikan Pendidikan Sekolah Dasar Pengujian Kendaraan Bermotor Penulisan Gelar Sarjana Terapan Untuk lulusan Diploma Empat D4 mendapatkan gelar Sarjana Terapan atau disingkat yang diikuti dengan inisial program studi yang diambil. Berikut beberapa gelar untuk Sarjana Terapan yang bisa ditemui di Indonesia. Program Studi Penulisan Gelar Pekerja Sosial Keperawatan Kebidanan Pariwisata Matematika dan Ilmu Alam Akuntansi Statistika Baca Juga Program Diploma Plus Sarjana Universitas BSI Tawarkan Kemudahan Raih Dua Gelar Seluruh gelar vokasi ini diatur oleh perguruan tinggi dan dapat ditulis di belakang nama seseorang yang berhak mendapatkan gelar tersebut. Nah, bagaimana Quipperian? Adakah gelar incaranmu di atas? Penulis Fatia Qanitat Editor Tisyrin Naufalty T
Jurusanteknik komputer yang masuk dalam computer science, banyak ditawarkan di Oxford university, University of Cambridge, hingga di university College London. 5. India. Bagi yang masih ingin melanjutkan kuliah di benua Asia, seperti India, bisa menjadi pilihan kuliah di luar negeri yang tepat, sebab khusus untuk teknik komputer.
Quipperian, kamu mungkin masih bingung ya berapa tahun yang akan dihabiskan jika menempuh pendidikan di jenjang Diploma 3 D3? Seperti apa kurikulumnya? Apa gelar yang diperoleh? Lalu, bedanya apa dengan program D1, D2, D4, dan S1? FYI, secara umum, pendidikan di perguruan tinggi terbagi dua jenis Quipperian, yakni pendidikan vokasi dan non-vokasi. Pendidikan vokasi memberikan bekal keahlian terapan di bidang tertentu. Pendidikan ini dapat kamu peroleh melalui program D1, D2, D3, dan D4. Kemudian, pendidikan non-vokasi atau akademik membekali mahasiswa dengan penguasaan ilmu, teknologi, atau seni. Pendidikan ini dapat ditempuh melalui jenjang S1, S2, dan S3. Jenjang D3 biasanya banyak dipilih oleh mereka yang ingin cepat terjun ke dunia kerja. Apakah kamu termasuk yang berencana kuliah D3? Ketahui lebih jauh yuk tentang program ini! Kuliah D3 Berapa Tahun? Mahasiswa jenjang D3 harus menyelesaikan sebanyak 112 satuan kredit semester SKS. Normalnya, kuliah D3 dapat ditempuh selama 6 semester atau 3 tahun. Namun, maksimal mahasiswa diberi waktu hingga 5 tahun untuk menyelesaikan studinya. Memilih kuliah D3 dapat dikatakan langkah yang tepat jika kamu ingin cepat kerja. Lulusan D3 memang telah terbentuk sebagai tenaga siap kerja, mengingat sepanjang proses perkuliahan lebih banyak bergulat dengan praktik ketimbang teori. Kurikulum Kuliah D3 Komposisi perkuliahan di jenjang D3 terdiri dari 60% praktik dan 40% teori. Beberapa sumber bahkan menyebutkan porsi mata kuliah praktiknya mencapai 70%. Sedangkan di jenjang S1 berlaku sebaliknya. Hal yang sifatnya teoritis akan lebih banyak dipelajari dengan komposisi 60% teori dan 40% praktik. Pada semester satu, mahasiswa akan memperoleh beberapa mata kuliah dasar. Pada semester-semester selanjutnya, barulah mahasiswa akan bertemu mata kuliah utama. Saat menginjak semester 5, mahasiswa D3 akan ikut praktik kerja di industri secara langsung atau biasa juga disebut praktik kerja lapangan atau PKL. Syarat Kelulusan Kuliah D3 dan Gelar yang Didapatkan Kamu pasti sudah mengenal istilah skripsi sebagai syarat kelulusan kuliah di jenjang S1 bukan? Nah, jika memilih jenjang D3, kamu tak akan berhadapan dengan skripsi. Meskipun begitu, mahasiswa D3 tetap harus membuat semacam laporan ilmiah pada penyusunan tugas akhir, atau disingkat TA. Setelah menempuh seluruh SKS dan menyelesaikan TA, barulah kamu bisa lulus dan menyandang gelar Ahli Madya atau Perbedaan Kuliah D3 dengan D1, D2, D4, dan S1 Bagaimana? Sudah tergambar bukan seluk-beluk kuliah D3? Untuk memahami perbedaannya dengan jenjang D1, D2, D4, dan S1, kamu bisa melihatnya dari jumlah semester dan SKS serta gelar yang didapatkan. Dari segi jumlah semester dan SKS, program D1 memiliki beban 32 SKS yang dapat ditempuh 1 tahun atau 2 semester. Kemudian, program D2 64 SKS yang dapat dijalani dalam 2 tahun atau 4 semester. Program D4 dan S1 durasinya sama, yakni 4 tahun atau 8 semester. Perbedaannya adalah D4 merupakan pendidikan vokasi, sementara S1 adalah non-vokasi akademik. Beban SKS untuk D4 adalah 144 SKS, sedangkan S1 terdiri dari 144-160 SKS. Dari segi gelar, lulusan D1 akan meraih gelar Ahli Pertama atau sementara lulusan D2 gelarnya adalah Ahli Muda atau Bagaimana dengan lulusan D4 dan S1? Keduanya akan meraih gelar sarjana. Hanya saja, untuk lulusan D4 gelarnya adalah Sarjana Terapan Lulusan S1 mendapatkan gelar yang berbeda-beda sesuai bidang ilmunya, contohnya lulusan S1 Pendidikan meraih gelar sementara S1 Hukum akan mendapatkan gelar S. H. Cara Melanjutkan dari D3 ke S1 Program Ekstensi Apabila mahasiswa D3 ingin melanjutkan pendidikannya ke jenjang S1, maka dapat mengikuti program ekstensi atau disebut juga program alih jenjang. Saat mengikuti program ekstensi, mata kuliah yang sudah diperoleh saat kuliah di jenjang D3 tidak akan dipelajari lagi. Jadi, mahasiswa akan mempelajari mata kuliah yang belum didapatkan saat D3 atau mata kuliah yang perlu diperdalam lagi di bidang studi yang diambil. Secara umum, pilihan program studi S1 lebih sedikit daripada D3. Contohnya, untuk bidang Manajamen, di jenjang D3 terdapat berbagai pilihan seperti Manajemen Informatika, Manajemen Tata Boga, Manajemen Perpajakan, Manajemen Usaha Perjalanan Wisata, Manajemen Agribisnis, dan Manajemen Pemasaran. Oleh karena itu, sangat memungkinkan jika mahasiswa mengambil bidang studi yang tidak linier atau tidak sama di program ekstensi. Namun, semua kembali kepada kebijakan masing-masing perguruan tinggi ya! Yang perlu diingat, saat mengambil program studi yang tidak linier, maka mahasiswa harus mengambil mata kuliah lebih banyak sehingga dapat berpengaruh pada durasi kelulusan. Nah, itulah gambaran mengenai kuliah D3 serta perbedaannya dengan program lainnya. Setelah mendapat gambaran tersebut, tentu Quipperian akan lebih mudah menyesuaikan dalam menyusun rencana ke depannya. Setiap orang tentu memiliki kesiapan waktu dan finansial yang berbeda-beda. Kamu dapat menyesuaikan jenjang kuliah yang kamu pilih dengan kondisimu. Jangan lupa kunjungi Quipper Campus untuk melihat kampus mana saja yang menyediakan program D1, D2, D3, D4, dan S1! Penulis Tisyrin Naufalty T Editor Fatia Qanitat
. l4tsexy265.pages.dev/707l4tsexy265.pages.dev/313l4tsexy265.pages.dev/104l4tsexy265.pages.dev/739l4tsexy265.pages.dev/945l4tsexy265.pages.dev/72l4tsexy265.pages.dev/525l4tsexy265.pages.dev/525l4tsexy265.pages.dev/949l4tsexy265.pages.dev/4l4tsexy265.pages.dev/253l4tsexy265.pages.dev/931l4tsexy265.pages.dev/923l4tsexy265.pages.dev/389l4tsexy265.pages.dev/653
gelar untuk d3 teknik